jump to navigation

Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan Juni 7, 2009

Posted by trinil in hari-hari q.
trackback

Pendidikan adalah pilar utama dalam kemajuan sutu bangsa. Tanpa pendidikan negara akan hancur disamping bidang lainnya seperti Ekososbudhankam. Suatu dikatakan maju apabila pendidikan negara tersebut berkembang pesat dan memadai. Dengan pendidikan kita bisa mengetahui sesuatu yang tak diketahui menjadi tahu. Dengan pendidikan kita bisa meningkatkan potensi diri dan cara berpikir kita, bahkan dalam suatu riwayat dikatakan, Kalau mau bahagia di dunia haruslah dengan Ilmu, Kalau mau bahagia di akhirat juga dengan Ilmu, Kalau mau bahagia di dunia dan di akhirat juga dengan Ilmu. Disini di tekankan bahwa Ilmu itu sangat penting dan utama, bahkan orang yang berilmu dan bermanfaat bagi orang lain lebih tinggi kedudukannya dibandingkan dengan seorang ahli ibadah, tentunya dengan diikuti oleh keimanan dan ketaqwaan.
Salah satu cara mendapatkan ilmu adalah dengan pendidikan. Karena dengan pendidikan seseorang tak akan mudah di bohongi dan di tipu daya. Cara berpikir orang yang berpendidikan dengan tidak bisa diketahui tentunya, seorang yang berpendidikan haruslah mencerminkan bahwa dirinya memanglah orang yang terdidik, dan harus bisa bermanfaat bagi sekitarnya.
Pendidikan merupakan hal kompleks dan luas, sehingga muncul berbagai masalah. Pendidikan memerlukan suatu sistem yang benar-benar bagus dan berkualitas. Di Indonesia menerapkan wajib belajar 9 tahun sedangkan seseorang diterima bekerja rata-rata mempunyai latar belakang pendidikan formal minimal SLTA atau sederajat.
Sedangkan pendidikan bukan hanya formal melainkan juga informal, dan keutamaan dari pendidikan adalah pengembangan pola pikir yang lebih baik, bermartabat.

Konstitusi kita melindungi hak kita untuk mendapatkan pendidikan tertuang dalam Undang-undang Dasar Pasal 31 yaitu :

  1. Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan
  2. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya
  3. Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang
  4. Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional
  5. Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradabanĀ  serta kesejahteraan umat manusia.

Tetapi sayang sampai saat ini dalam pelaksanaannya belum semua terlaksana. Anak-anak yang harusnya mendapatkan hak pendidikan terpaksa membantu orang tua untuk bisa bertahan hidup sehingga hak-hak dia sebagai anak terabaikan, begitupun yang dapat mengenyam pendidikan dasar hanya sekedar kewajiban dari orang tua. Sedangkan sistem pendidikan yang setiap ganti pemimpin ganti sistem pendidikan, tanpa adanya konsistensi untuk mengembangkan yang sudah baik dan berjalan, sehingga tidak masuk sampai ke sitem terbawah yaitu warga negara tersebut. Sistem pendidian yang harusnya bisa meningkatkan kemimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia kurang dirasakan alias tidak sampai sasaran. Dan masih banyak lagi… Memang suatu sistem itu saling keterkaitan, misalnya bidang pendidikan pasti berkaitan dengan bidang Ekonomi, budaya dll begitupun sebaliknya. Tugas untuk mengembangkan pendidikan tak serta merta cuma tugas dari negara yang diwakili oleh pemerintah melainkan tugas semua elemen masyarakat tentang pentingnya pendidikan dalam kehidupan ini. Dan ini sebagian sudah diaplikasikan oleh orang-orang yang peduli akan pendidikan, misalnya dengan adanya sekolah darurat di daerah kumuh dan bawah jalan tol yang ada di jakarta, di sekitarku misalnya organisasi pemuda serta LSM (maaf tak bisa saya sebutkan namanya)mengadakan bimbingan gratis kepada masyarakat yang tinggal disekitar lingkungannya, bahkan sudah masuk ke yayasan yatim piatu. Semoga kita bisa membantu pemerintah agar terwujudnya “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”, karena peran kita sangat penting, ada kata mutiara “Tuhan tidak akan merubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum tersebut merubahnya sendiri”.

About these ads

Komentar»

1. guskar - Juni 7, 2009

harus diakui, pemerintah kita belum mampu memberikan pendidikan yg layak bagi rakyatnya. jangankan yg layak, yang belum tersentuh pendidikan demikian banyaknya. sebagai warga bangsa, saya mencoba ikut berpartisipasi memberikan kontribusi di bidang pendidikan, bagi saudara2 kita yg nasibnya tidak sebaik saya.

2. Kulitintacetak - Juni 7, 2009

Saya masih menyesalkan uan ujian akhir nasional yang tidak berpihak kepada para siswa, uan itu dianggap sebagai hantu yang menakutkan, sehingga perlu diadakan istighosah akbar, agar lulus uan

3. pakwo - Juni 8, 2009

salam kenal, Oke banget tu… pendidikan harus jadi prioritas negara kita tidak ketinggalan dari negara lain untuk sepuluh tahun kedepan dan seterusnya . Majulah negara ku..

4. ick - Juni 8, 2009

sayang sekali kalau pandangan tentang UAN yang mengatakan tidak berpihak kepada para pelajar…maaf kalau pandangan saya tidak populer, namun kalau standar kelulusan masih seperti dulu, saya yakin penjajahan bagi bangsa ini akan terus…dan terus…berlangsung, kalau tidak sekarang pemerintah kita berani tegas, kapan lagi….

5. Pemilih.com - Juni 25, 2009

Trinil: Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan…

Sistem pendidian yang harusnya bisa meningkatkan kemimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia kurang dirasakan alias tidak sampai sasaran. Dan masih banyak lagiā€¦
Memang suatu sistem itu saling keterkaitan, misalnya bidang pendidikan pasti berkaitan d…..

6. Azis Turindra - April 11, 2011

Oleh sibab itu jika pemerintah tidak mampu menyelenggarakan pendidikan maka sudah saatnya kita sebagai rakyat membuat trobosan

7. Anik Wahyuningsih - Mei 1, 2012

Maka Kita Sebagai warga negara yang harus mampu memperjuankan hak kita terutama hak dalam mendapatkan pendidikan. agar generasi penerus kita menjadi lebih baik….


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: