jump to navigation

Rachmat Witoelar jadi Guru Besar Tamu Unud Desember 23, 2008

Posted by trinil in berita.
trackback

Hari senin tanggal 22 Desember 2008 kemarin di Auditorium Widya Sabha Unud adalah hari bersejarah Unud karena dikenalkannya Guru besar tamu Unud yaitu Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Prof. (Hon). Ir. Rachmat Witoelar di bidang Ilmu Lingkungan Hidup. Acara yang dihadiri Rektor dan pembantunya, para Guru Besar Unud, Dekan dan Pembantunya, serta undangan baik dari mahasiswa maupun dari universitas lain, juga hadiri perwakilan Gubernur Bali, Gubernur NTB dan perwakilan Gubernur NTT.

Dalam Orasi Ilmiahnya Witoelar menyampaikan bahwa sekarang ini dunia sedang mengalami Krisis keuangan global dan krisis perubahan iklim. Dimana krisis keuangan global mempunyai sifat sementara/ dampaknya tidak mengancam kelangsungan hidup manusia, dirasakan terutama oleh kalangan pemilik modal, sedangkan krisis perubahan iklim bersifat permanen, non-linear, mengancam kehidupan di bumi dan berdampak pada seluruh makhluk hidup.
Menteri Negara Lingkungan Hidup RI ini juga mengatakan bahwa PBB melalui lembaga UNFCCC-nya telah berusaha melakukan konferensi-konferensi untuk memperlambat/ menghentikan laju pemusnahan kehidupan di muka bumi dan semuanya gagal karena arogansi dari negara-negara maju seperti Amerika, tapi pada bulan Desember 2007 di Nusa Dua-Bali disepakati Bali Roadmap yang dijadikan dasar seluruh negara PBB untuk menetapkan kesepakan tentang perubahan iklim yang baru pada tahun 2009, itu semua-pun juga melalui negosiasi yang berbelit-belit dan panas karena negara-negara maju banyak yang tidak setuju tapi negara-negara berkembang semuanya sepakat.
Dari Nusa Dua-Bali tahun 2008 diadakan konferensi di Poznan, Polandia untuk menyusun elaborasi Bali Roadmap yang lebih detail dan tahun 2009 di Copenhagen, Denmark ditetapkan kesepakan baru pasca 2012.
Hasil Bali Action Plan bermuatan tentang:
1. Kesepakatan Negara maju dan negara berkembang untuk mewujudkan proses negosiasi pasca kyoto protocol 2012.
2. Menyetujui agenda kerja untuk proses negosiasi tersebut termasuk aksi untuk melakukan kegiatan adaptasi terhadap dampak negatif perubahan iklim misal dalam hal kekeringan dan banjir.
3. Upaya mereduksi emisi gas rumah kaca, upaya pengembangan dan memanfaatkan climate friendly technologi.
4. Pendanaan untuk mitigasi dan adaptasi serta menetapkan jadwal penyelesaiannya pada tahun 2009.
(sumber: Makalah “Mengatasi Perubahan Iklim dalam Era Krisis Ekonomi Global” halaman 7 Oleh Prof.(Hon). Ir. Rachmat Witoelar dalam Orasi Ilmiah Pada sidang Senat Guru Besar Unud)
Dalam acara tersebut juga dicanangkan penghijauan kampus ditandai dengan penyerahan bibit tanaman dari MENEG Lingkungan Hidup RI kepada Rektor Unud dan Perwakilan BEM PM-Unud secara simbolik dan diadakan penanaman bibit pohon oleh Witoelar didampingi oleh Rektor Unud di sebelah barat Auditorium Widya Sabha.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: