jump to navigation

Sapa yang salah? Maret 30, 2009

Posted by trinil in berita.
trackback

Sudah menjadi kebiasaan bahkan budaya mungkin, kalo ada sesuatu musibah menimpa negeri ini pasti orang2 atau instansi pada saling lempar kesalahan, itu bukan salah saya, itu bukan tanggung jawab saya, itu bukan kapasitas saya dll. Salah satu bukti adalah bencana2 alam yang terjadi di negeri ini yang terbaru adalah Situ Gintung. Waduk buatan Belanda yang pertama kali berfungsi sebagai sarana irigasi dan cadangan air berubah fungsi menjadi penghijauan kemudian di up grade jadi tempat wisata. Kawasan sekitar daerah resapan air yang harusnya tumbuh banyak tumbuh-tumbuhan penyerap air, menjadi tumbuh tempat tinggal yang bak jamur di tempat lembab. Trus kebakaran hutan dll juga begitu. Semua pada lempar sana lempar sini kaya main bisbol aja. Aku kadang2 “gumun” ama ni negeri, klo dah kejadian pada bingung intinya sih “lebih baik mengobati dari pada mencegah”, itu yang aku simpulkan kepada negeriku tercinta ini. Knapa aku bisa bilang gitu, contohnya banyak salah satunya situ gintung dan lain2.

Aku kasih contoh buang sampah sembarangan, masyarakat tidak disiplin dalam hal yang satu ini, seperti yang pernah aku tulis sebelumnya.Klik di sini

sungai-sampahMereka kadang2 mebuang sampah ke sungai atau selokan bahkan laut. Mereka tak tau akibatnya nanti kalo hujan sedangkan sampah ada menyumbat saluran air maupun sungai, kita bisa lihat di kota2 besar. Bahkan saat penyusuran tim SAR tuk mencari korban yan kemungkinan terbawa arus sungai Pesanggrahan terpaksa dihentikan setelah menyusuri sungai selama 3 jam karena di depan ada tumpukan sampah yang banyak dan mesin botnya mati krn tersangkut sampah (aku lihat di TV one saat penyusurannya). Ini sungguh ironis sekali, mereka yang membuang sampah ini cuma mikir sesaat yaitu yang penting sampah di buang, padahal klo tak sesuai tempatnya mengakibatkan hal yang harus dibayar mahal, trus klo banjir datang mereka hanya teriak dan menangis dll (maap, ini salah satu faktor utama disamping faktor2 lain yang saling keterkaitan, krn dah jadi langganan banjir masyarakat ga menjadi sadar malahan) sedangkan pemerintah sendiri cuma teriak salah masyarakat yang membuang sampah ke sungai tanpa mencari penyelesaiannya.

Tanggul situ-gintung jebol
Tanggul situ-gintung jebol

Sedangkan untuk kasus situ gintung aku melihatnya begini, rata2 masyarakat tau akan bahayanya jika mereka tinggal di daerah itu, tetapi mereka juga santai aja karena dari pemda maupun pemprop atau dari pengelola situ gintung sendiri tak ada larangan sebelumnya dan tak ada penjelasan bagaimana jika tinggal disitu dampaknya. Bahkan mereka dapat IMB tuk mendirikan bangunan di situ dari pemdanya. Sedangkan dari pengelola juga tidak memberikan saran kepada pemda tentang bahayanya pembangunan di sekitar waduk. Sedangkan masyarakatnya sendiri bersikeras mereka dah tinggal disitu bertahun2 dan ga da masalah, bahkan yang lebih parah masyarakat yang tahu akan bahayanya tinggal didaerah yang notabene bukan daerah tuk tempat tinggal, menutup kebenaran dengan alasan bahwa dari kakek neneknya dah tinggal disitu atau penduduk asli situ.

Setelah ini semua terjadi elemen2 yang bertanggung jawab saling membela diri dengan melemparkan kesalahan pada yang lain. Trus sapa yang salah? Menurut aku yang salah semua elemen itu, dari instansi pemerintah, swasta dan masyarakat. Memang penyesalan itu tak ada yang di depan, mari kita jadikan semua musibah yang terjadi di negeri ini sebagai pelajaran dan peringatan.

Kita manusia yang diberikan akal, pikiran untuk memakai logikanya harus bisa mensyukuri nikmat yang telah di berikan Tuhan kepada kita bukannya malah kufur. Tuhan tidak akan merubah takdir suatu negeri selain negeri itu merubah nasibnya. Berlaku buat seluruh manusia juga, hehehe… So kita ayo kita rapatkan barisan tuk merubah NKRI menjadi negara yang sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 dan lagu Indonesia Raya.

“Maaf kalo2 ada salah kata dari tulisan aku, maklum aku hanya ingin menyampaikan sesuatu yang ingin aku sampaikan”.

“Turut berduka cita atas meninggalnya korban Jebolnya waduk Situ Gintung”

Special Thank’s for :

Dokter penulis ==> Picture 1
Detik.com ===> Picture 2

Komentar»

1. ofa ragil boy - Maret 30, 2009

wah pertamanx …..

trinil - Maret 31, 2009

txs ya dah mampir, ayo canangkan ora bayar semua alias gratis dalam cari ilmu.

2. Wong Bingungan - Maret 30, 2009

Wah, guruku wis mrene to, kalah dhisik aku😀
Yang salah yang nulis kali😀

3. Wong Bingungan - Maret 30, 2009

Nek sing nulis salah berarti sing maca ya ikut salah ya😀 apalagi yang ikut komeng😀

trinil - Maret 31, 2009

smua salah, knapa baru nongol lagi ke blog aku, nangis akuu ra di sambange karo arek2. tapi wis adem saiki.
suwun ya…

andre - April 2, 2009

ngemeng

trinil - April 3, 2009

txs…
dah dateng ke trinil’s blog


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: