jump to navigation

Langkah Nyata April 7, 2009

Posted by trinil in hari-hari q.
trackback

Sumber : http://users.coastal.net.au/indtrans/images/

Desa

Ikut serta dalam memajukan bangsa adalah tugas bersama. Salah satunya adalah menggerakan perekonomian rakyat didesa. Karena bisa kita lihat perekonomian rata2 masih bergerak di perkotaan dibandingkan desa. Pada waktu aku kecil ada namanya erakan Kembali ke Desa, tpi sayang gerakan itu tak berjalan lancar karena kurangnya partisipasi dari masyarakat dan keseriusan dari pemerintah pusat maupun daerah. Untuk meningkatkan perekonomian banyak warga desa yang merupakan mayoritas pekerjaanya adalah buruh tani mengadu nasib ke kota tuk meningkatkan taraf hidup mereka. Tapi sayang pengaduan nasib mereka tidak dibarengi dengan kemampuan (skill) dan pendidikan, rata2 mereka hanya lulusan SD atau SMP saja, dan di kota mereka tidak punya tujuan utama. Kota besar yang merupakan tempat berputarnya uang setiap hari menyebabkan mereka yakin akan sukses di kota. Makanya banyak terjadi masalah sosial di kota. Sedangkan dari pihak pemerintah sendiri tidak langsung merespon gejala2 ini sejak awal sehingga mindset dari orang2 desa tetap sama yaitu “kota gudang Kerja dan Duit”. Emang tidak dipungkiri bahwa mereka kadang2 melihat tetngga yang pulang dari kota waktu lebaran membawa setumpuk uang, sehingga mereka semakin yakin akan hal itu. Tak diketahui bagaimana orang2 yang pulang dari kota bawa uang banyak mereka benar2 puasa senin kamis.

Begitu juga dengan Mahasiswa yang berasal dari desa mencari ilmu di kota, mereka setelah wisuda lebih memilih tinggal di kota dari pada kembali kedesa, banyak alasan yang digunakan untuk tidak kembalinya mereka ke desa.

Sebagai generasi yang mau menuju Indonesia lebih baik saya mo share ma temen2 semua tentang

Langkah Nyata yang di lakukan untuk meningkatkan perekonomian di desa dengan tidak menghiraukan dampak lingkungan alias tetap menjaga kelestarian lingkungan

Aku yakin klo banyak yang memberikan pemikiran Insya Allah, kita bisa bersama2 mempunyai inspirasi untuk memajukan perekonomian desa. Jadi saya mohon kepada temen2 yang nengok buat memberikan salah satu contoh langkah nyatanya…

N ga lupa tolong Contoh nyata pemikiran temen2 smua di tulis di komen, biar temen2 yang lain bisa terinspirasi juga.

Terima Kasih

Special Thank’s :

Users.coastal.net.au

Komentar»

1. bocahbancar - April 8, 2009

Dari desa dulu memang..

Menurut keberhasilan negara2 Aia yang sudah sukse pun membangun perekonomian dari dfesa terlebih dahulu..

Salam hangat Bocahbancar……

trinil - April 8, 2009

Sepakat…

2. mrpall - April 8, 2009

ya keberhasilan tergantung dari semua pihak tampa itu adalah mustahil alias mustahal…

trinil - April 8, 2009

Sepakat…
Semua pihak harus satukan barisan…

3. ofa ragil boy - April 8, 2009

selamat

trinil - April 8, 2009

Terima kasih atas Awardnya…

4. nusantaraku - April 8, 2009

Sebenarnya banyak sekali permasalahan petani kita dibanding petani China.
China menjadikan sektor pertanian menjadi fondasi pangan dalam negeri, sehingga meskipun China berpenduduk 1.3 M, mereka telah menjadi negara pengekspor selama lebih 1 dekade.
Beberapa permasahan utama petani :
– lemahnya posisi petani dalam menawar produk pertaniannya akibat sistem pemasaran yang tidak adil oleh “tengkulak dan pengepul”.
– Sempitnya lahan petani dan tidak sedikit petani mereka adalah buruh petani yang bertani di tuan tanah.
– Akses modal yg masih rendah, sehingga peningkatan produktivitas seperti pemupukan dan bibit unggul terkendala.
– Alih teknologi mandeg, dan masih banyak lagi.
Apa yang bisa kita lakukan :
– memberi masukan sekaligus ikut serta dengan orang yang peduli untuk mendirikan organisasi dan sistem pemasaran produk pertanian sehingga margin usaha petani dapat ditingkatkan.
– penyuluhan masyarakat mengenai alih teknologi dan penggunaan bibit unggul.
– Pemerintah Daerah harus berusaha menfasilitiasi modal para petani, jangan sampai petani jatuh ditangan tengkulak atau rentenir.
– Reformasi kepemelikan lahan yang adil. Bagi hasil antara tuan tanah dan buruh tani harus dibuat adil minimal 60 petani : 40 tuan tanah.
– Merubah stereotife sejak dini (TK dan SD) bahwa petani bukan pekerjaan rendahan (ini harus diwujudkan melewati mensejahterakan petani).
Trims.

trinil - April 8, 2009

sepakat…
Sebenarnya pada poin 1, 2, 3 dah diberlakukan cuma tidak sampai sasaran n kurangnya sosialisasi hal tersebut n kurangnya pengawasannya DLL hal.
Poin 4 aku pernah menjumpai beberapa orang yang aku kenal didaerahku sudah menerapkan itu tapi memang belum semua.
poin 5, Setuju 100%. banyak dari ortu yang menginginkan anak mereka menjadi dokter dll dan jarang yang menyuruh anak dari kecil menjadi petani dengan alasan ekonomi kecil, tapi ortu sering lupa klo ga da petani kita mo makan apa ya??? jarum suntik, beton duit???
Terima kasih telah memberikan salah satu contoh langkah nyata dan semoga temen2 yang lain bisa terinspirasi.

5. SanG BaYAnG - April 9, 2009

Yups..,langkah nyata tergantung dari peran partisipasi masyarakat desa dengan bekal kemampuan berdasarkan bassicnya masing-masing ato berdasarkan pengalaman yang di peroleh dari tempat lain,sementara pemerintah sekedar memberi sarana dan membantu.
Desa punya hak otonom untuk mengatur rumah tangganya sendiri jadi maju tidaknya sebuah desa tergantung masyarakat itu sendiri.
Di sisi lain..SDM hanya dapat di peroleh dengan pembekalan ilmu dan teknologi yang memadahi.
@=> Dah keliatan serius lum..aku ne.. mas..ehehehe..
@Semangat tuk memajukan desa..!!! Merdeka..!!! 1000X

trinil - April 9, 2009

Bersemangat…
Terima kasih atas partisipasinya…
Serius…. Hehehe…,
Santai ja mas..

6. budisan68 - April 10, 2009

sayang, ya ide-ide bagus bukan caleg yang baca, tapi sesama teman yang punya ide bagus.
waduh seandainya yang punya ide-ide bagus para DPR, pasti langsung berupa keputusan hukum
halah,,,kok ngalor ngidul gimana to ini

trinil - April 10, 2009

Menurut aku dengan adanya share n ide2 dari temen2 blogger smua kita yang membaca bisa terinspirasi, n tidak ada salhnya jika ide itu pas tuk daerah kita kita coba pake. Perubahan tuk negeri ini bisa di mulai dari hal kecil yang kita lakukan tuk negeri. Hehehe..
Kan kita yang baca n nulis Insya Allah jadi orang yang duduk di Lembaga Eksekutif n Legeslatif. Amin…
Makasih atas kunjungannya pak guru…
Jangan sungkan2 tuk kasih komeng ke TB…

7. WANDI thok - April 13, 2009

Langkahkan kaki kanan ke depan, baru kaki kiri, injak pedal gas, wut ke kota juga. Abis di desa kemampuannya sama saja dalam banyak hal, ya ekonomi, pendidikan, skill, dll.
Saya usul mbah: Gimana kalo desa kelahirane simbah dibuatken blog, lalu dipromosiken aset-aset yang ada, saya yakin akan lebih majoe🙄

WANDI thok - April 13, 2009

Kok tamune aku thok mbah? Langkahkan jari 11-nya untuk ngeblog, supprot kampanye pelaksanaan UN 0809 yang bersih ya mbah, n do’anya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: