jump to navigation

Paspor April 20, 2009

Posted by trinil in hari-hari q.
trackback

Hari ini teman aku mbak windy mempunyai paspor baru, dia memproses tanpa melalui calo tentunya. Kata mbak Windy, setelah datang ke Dinas Imigrasi kita membeli Formulir (klo ga salah Rp. 25 ribu), dan mengisi formulir tersebut.
Sebelum kita menuju Dinas Imigrasi kita membawa syarat-syarat yang harus di penuhi untuk dilampirkan bersama Formulir Imigrasi tersebut.
Syarat-syaratnya adalah sebagai berikut :

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Akta Kelahiran atau Ijasah
  4. Buku Nikah bagi yg sdh menikah
  5. Bagi PNS maupun Pegawai Swasta Harus menyertakan surat rekomendasi dari Instansi atau perusahaannya bekerja
  6. Bagi yang sudah resign melampirkan Surat dari excompany.

NOTE :
Semua Lampiran berupa Asli dan Photocopy 1 Lembar.
KTP dan KK Alamatnya harus sama.
Semua berkas (Formulir yang sudah diisi dan Syarat-syarat lampiran) beres kita menyerahkan ke loket yang tersedia.
Setelah 1 minggu kemudian kita akan di panggil ke Imigrasian untuk foto dan interview (karena saat pengajuan terdapat banyak hari libur) Klo ga salah sih 3 hari, pada saat ini pula mbak Windy membayar semua biaya Administrasi sebesar Rp. 270 Ribu. Setelah foto dan interview plus membayar biaya administrasi seminggu kemudian mengambil buku Paspor yang sudah jadi (klo normal 2 hari setelah foto ma interview dah jadi).
Itu semua klo diitung-itung keluar Rp. 300 ribu. Sedangkan Klo pake Calo kita keluar biaya Rp. 800 ribu tapi enaknya kalo hari ini nyerahin dokumen besok dah bisa foto ma interview….
Bisa di bayangin ???
Klo pembuatan Paspor ja yang nota bene ID WNI tuk di LN bisa lewat korupsi, bagaimana buat KTP ya???
Wah pantesan para koruptor bisa lari ke LN, lah wong buat paspor bisa pake jalur by pass, plus orang Imigrasi aja juga korupsi. Walah walah.. ada-ada aja di negeri ini buat korupsi, semua dah kena virus korupsi. Klo ga salah Dinas Imigrasi terbaik itu ada di Jakarta Timur. Trus kok ga diikuti Dinas imigrasi daerah lain ya? Apakah mereka takut kehilangan pendapatan selain gaji, wah dirjen pajak harus sigap ni, kan orang imigrasi dapat penghasilan tambahan, kena pajak dong?
Ckckckck….

NB :

  • Sebaiknya Jika anda ingin membuat paspor datanglah sendiri ke Imigrasi tuk mengurusnya plus klo bisa ngurus di imigrasi yang terdekat dengan tempat domisili.
  • Mintalah tanda bukti permohonan pada petugas loket
  • Mintalah kwitansi pembayaran kepada petugas ato loket.

Terima kasih Kepada :
Mbak Windy
Dirjen Imigrasi

Komentar»

1. WANDI thok - April 21, 2009

Postinge kok gak ada tanggale mbah. Selamat yah dah punya co nr.

2. nusantaraku - April 21, 2009

Sebenarnya jika dokumen lengkap, buat paspor bisa selesai dalam 2 hari.
Saya pernah bikin paspor cuma 2 hari, sekarang udah mau expired. Paspor saya itu yang 24 halaman kenanya sekitar 230-an ribu. Kalo yang 48 halaman sekitar 300-an.
Jika ada petugas imigrasi yang “main-main”, maka lapor ke badan Ombudsman saja petugasnya.

3. trinil - April 22, 2009

@Babe : Ada itu be. Makasih, Kan dah semenjak babe kasih ilmunya ke aku.
@Nusantaraku : Wah itu malah lebih cepat. Mungkin temen aku terbentur dengan hari libur keagamaan disini. Ia yang 48 hal emang segitu, alnya temen aku diatas juga yang 48. Txs ya infonya.
@ALL : Bersemangat….

4. edratna - April 23, 2009

Sebetulnya calo tak mungkin ada kalau tak ada yang menggunakan jasanya. Uang Rp.800.000,- bagi orang yang sibuk banget, tak bisa meninggalkan kantor karena banyaknya rugas yang dihadapi, bukan biaya yang mahal…karena gajinya sehari lebih dari itu, apalagi jika nanti dia di cari2 bos atau kehilangan bisnis yang berharga.

Sama seperti perpanjangan STNK, kalau mengurus sendiri murah tapi seharian mesti ijin, dan ini tak mungkin jika bekerja di kantor yang aturannya ketat (biaya agensi untuk pembuatan STNK lebih murah dibanding gaji yang dipotong karena ijin sehari). Jadi kami dulu memang ada jasa ini, yang dikelola oleh koperasi…koperasi dapat pemasukan, para pegawai nyaman karena tak harus meninggalkan kantor dalam jangka lama, dicemberuti bos, dan ada pengaruhnya pada penilaian kinerja. Pada akhir tahun, atau mau Lebaran dapat uang SHU dari koperasi. Asyiik kan?

trinil - April 23, 2009

Iya, bu.. Saya paham kondisi tersebut..
Terima kasih atas masukannya…

5. paket tidung - Januari 17, 2014

Hello, Neat post. There’s an issue with your site in web
explorer, may test this? IE nonetheless is the marketplace leader and a good component
of folks will leave out your fantastic writing because of this problem.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: