jump to navigation

Indonesia Bisa (1) Januari 12, 2010

Posted by trinil in berita, hari-hari q.
Tags: , ,
trackback

Sebelum berakhirnya tahun 2009 ada geger di pusat pemerintahan, dengan pengadaan mobil dinas baru buat pejabat menteri dan pejabat tinggi lembaga negara pengganti mobil dinas sebelumnya yaitu Toyota camry dan penggantinya adalah Toyota Crown Royal Saloon yang harganya 3 kali lipat dari Camry. Memang ada yang menerima dengan lapang dada dan yang menolak.
Yang menerima bilang seperti berikut :
Si M-1: “wajar dong, saya kan pembantu presiden, gitu loh. Jd klo mejeng dan jalan dinas semua orang tau, ada menteri lewat.”
Si M-2 : “Saya kan tinggal terima ja, kan bukan pake uang saya. Dikasih ya saya pake, ga dikasih keterlaluan. Hehehe…” sambil tertawa
Si M-3 : “Wah, malu dong masa menteri baru pake mobil menteri lama, ya harus lebih mewah dan mahal.”
Si M-4 : “Kalo mau saya kerjanya bagus harus dikasih fasilitas yang bagus dong”
Si M-5 : ” Ini kan udah jadi hal biasa n lumrah. Pengadaannya pun juga sudah di acc ma legeslatif.”
Si M-6 : ” Dikasih pimpinan masa menolak, kan ga enak ma pimpinan.”
Dan sebagainya.
Yang menolak :
Si T-1 : ” Mobil yang lama masih bagus kok”
Si T-2 : ” Ga ada korelasi antara mobil mewah dengan kinerja. Kita kan kerja untuk rakyat dengan sepenuh hati, bukan sepenuh mewah”
Dss.
Ya mungkin itu lah kata2 yang ada untuk orang yang mendapatkan mobil mewah tersebut.

Indonesia Bisa (1)
CINTAILAH PRODUK INDONESIA
PAKAILAH PRODUK INDONESIA
Ya itu yang sering digembar gemborkan oleh pemerintah yang hanya ucap manis dibibir saja, tak ada pelaksanaanya. Banyak sekali SDM kita yang mempunyai kreatifitas yang tinggi untuk segala aspek, dan itu sudah terbukti dengan banyaknya produk2 indonesia yang diminati oleh masyarakat negeri asing daripada masyarakat kita sendiri. Atau tidak menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri. Mainset yang berkembang di masyarakat adalah produk/ barang buatan luar negeri lebih bagus daripada produk dalam negeri, sehingga mereka lebih percaya akan produk luar daripada dalam negeri. Anehnya lagi pemerintah yang selalu berkata CINTAILAH PRODUK INDONESIA malah tidak mencerminkan perilaku cinta produk Indonesia bisa kita lihat sendiri.

Bahaya ni bisa kekanan kekiri keutara dan selatan TB ntar…..

Lanjut dah mengenai prolog diatas.
Indonesia mempunyai produk dalam negeri untuk Otomotif, tak cuma produksi, bahkan engineringnya pun asli Made in Indonesia dan Brand nya pun punya Indonesia..
Produk2 Otomotif Made In Indonesia:
1). KANZEN
PT. Inti Kanzen Motor merupakan pemilik dari brand KANZEN yang merupakan Perusahaan sepeda motor nasional pertama di Indonesia. Kanzen didirikan pada bulan Juni 2000 oleh Rini Mariani Sumarno dengan nama PT. Semesta Citra Motorindo, sebagai principal (pemegang merk), produsen dan distributor Sepeda Motor Kanzen, kemudian berganti nama menjadi PT Kanzen Motor Indonesia (KMI) dan kini menjadi PT. Inti Kanzen Motor (IKM). Perusahaan yang mempunyai Philosophy :

Masa Depan Bangsa Masa Depan Kita
“Sebuah Bangsa dapat menentukan nasibnya sendiri hanya jika mampu untuk berdiri sendiri”

Kanzen mempunyai visi Menjadi perusahaan nasional pertama dan terbaik yang memproduksi sepeda motor berkualitas yang memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Indonesia. Rencananya juga kanzen akan memproduksi mobil dengan title SMK S UVI hasil resultan SMK dgn Kanzen.
sepeda-motor Kanzen merupakan 100 persen hasil desain para insinyur dan teknisi Indonesia, namun dari segi engine memang baru mencapai 80 persen. PT. Kanzen Motor Indonesia telah mendaftarkan 24 patent dan desain industri di beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, China, Taiwan dan India. Tapi sayang banyak opini beredar di masyarakat ini produk korea ato cina, padahal 100% Merek Indonesia.
Info lebih lanjut :
PT. Inti Kanzen Motor
Motor Kanzen

2). PERKASA & CARNESIA (Car of Indonesia)
PT Wahana Auto Jaya Perkasa (WAJP) yang merupakan anak perusahaan Texmaco Group menghasilkan produk antara lain Perkasa ( Truk dan Bus) & Carnesia (Mobil).
Sayangnya perkasa jarang kita lihat disekitar kita karena hanya dari TNI, POLRI dan beberapa perusahaan transportasi yang menggunakannya. Padahal 90% bahannya asli Indonesia Lo. Padahal kendaraan ini mempunya teknologi yang tak kalah dengan produk eropa dan jepang karena untuk mesin diesel, persneling, axle, Texmaco memperoleh lisensi dari Styer, Austria. Oia, perkasa juga dieksport lo. Carnesia merupakan mobil keluarga dengan dua jenis pilihan interior berbeda. Yakni, untuk interior kelas atas akan dipasarkan Rp 105 juta dan Rp 75 juta kelas biasa. Mulai software hingga mesin, dari hulu hingga hilir dikerjakan sendiri. Tapi sayangnya carnesia hanya sampai prototipe saja.
Tapi sayang perusahaan ini sekarang di BPPT kan.

3). KANCIL & GEA (Gulirkan Energi Alternatif).
Kancil dan GEA merupakan produksi dari PT. INKA (Industri Kereta Api). Kancil merupakan pengganti dari bajaj yang sudah lama di Indonesia, tapi sayang kancil menghilang dari pasaran.
GEA mempunyai kapasitas mesin 500CC buatan Lokal (BPPT) yang berbahan bakar gas, dan berkecepatan max 85 km/jam, serta bisa dilengkapi AC. menghabiskan bahan bakar 25 – 30 KM per-liternya. Rencananya GEA akan diluncurkan dengan harga bekisar antara Rp.45 juta-50 juta/unit. Oia rencananya beberapa tahun ini perusahaan otomotif India Tata Nano juga melirik Indonesia untuk memasarkan jenis yang sama dengan GEA. Untuk spesifikasi GEA Klik disini

4). ARINA (Armada Indonesia) – SMK
Pada tahun 2006 Widya Aryadi, STMT, dosen di jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang bersama 6 mahasiswanya merancang mobil ini, didapatkan hasil sebuah mobil mini yang diberi nama Arina atau Armada Indonesia dengan kapasitas mesin motor 150cc-250cc konsumsi bensin hanya 1 liter untuk 40 km dan kecepatan maks 70 km/jam. Harganya di bandrol Rp.25 juta-Rp.30 juta/unit. Mobil yang menggunakan mesin motor ini memakai 100 persen Bahan lokal. Perawatannya juga mudah, karena suku cadangnya tidak terlalu sulit dikerjakan oleh bengkel sepeda motor.

5) ESEMKA DIGDAYA
Sebuah mobil pick up warna hitam Tampilannya dari depan seperti mobil pick-up F-150 produksi Ford, namun ukurannya lebih kecil. Desain interior juga nampak elegan dengan ekstra kabin bagi penumpang. Ya inilah mobil Esemka Digdaya yang merupakan hasil garapan dari siswa SMK. Oia mobil ini rencananya akan diproduksi masal dengan menggandeng PT. INKA.
Rancangan yang diberi nama Esemka Digdaya menghabiskan dana sebesar Rp 170 juta, namun, jika diproduksi massal pihak sekolah mengatakan harga bisa ditekan pada kisaran Rp 90 juta-Rp 100 juta. Oia SMK yang berhasil merancang mobil ini adalah SMK Negeri 1 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

6) Mobil Listrik Marlip
Mobil ini hasil karya peneliti LIPI melalui sejumlah riset yang dilakukan sejak 1995 berhasil menciptakan mobil listrik yang ramah lingkungan dan sangat sesuai daya angkutnya. Mobil ini sudah digunakan oleh kepolisian.
Info lanjutan :
Marlip Indo Mandiri

Itu semua merupakan hasil karya anak bangsa yang perlu kita hargai dan apresiasi.
Seandainya pemerintah menggunakan mobil2 produksi dalam negeri dalam segala aspek dan tingkatan, pastinya akan ada kebanggaan bagi kita. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mempunyai sauri tauladan yang baik, sehingga pusat harus memberi contoh realnya.
Sebagai masyarakat mainset kita harus dirubah bahwa produksi dalam negeri lebih baik daripada luar negeri.
Jadikan produk dalam negeri menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Special Thank’s :
PT. Inti Kanzen Motor
Car n Auto Industries
Marlip Indo Mandiri
PT. Inka
Tempo Interaktif
silenceraloner
gogirlmagz.com
duniadesain

Komentar»

1. Wandi thok - Januari 12, 2010

Koyone saya pertamax ya mas?😆🙄

2. Guru Go!Blog - Januari 12, 2010

Baru jadi penjahat eh pejabat ngunu wae kok wis dho minta balik modal ya mas?😆

3. Mariska Ayu - Januari 12, 2010

Masak begitu kak? Salam kenal dari Mariska di Kendal Jateng ya kak Trinil? Salam sayang.

4. Nina - Januari 12, 2010

Saya juga nggak habis pikir pak. Kok bisa begitu ya mental pejabat kita?

5. annosmile - Januari 14, 2010

payah banget para pejabat indonesia

6. jendri - Januari 18, 2010

kerennnnn…..

7. aprillins - Januari 21, 2010

add you own BACKLINK..

and get your stat button.

For Freeeeeeeeeeeee..!

ini hanya promosi dan bukan spam.. hehehe

8. SanG BaYAnG - Januari 25, 2010

menarik sekali mas..,ulasanya semoga bisa meningkatkan minat pada produk negri sendiri yang kebanyakan malah lebih murah dan ini dapat menekan pengeluaran tentunya..😀

9. Silenceraloner - Februari 18, 2010

pemerintah emang ga case sensitif,Mas..

Salam kenal!^^

10. Rizki - Juni 12, 2010

Maju terus dah buat Indonesia..

salam kenal ya mas… kunjungi juga blog saya

Blog saya

11. trinil - Juni 16, 2010

ALL : Terima Kasih….
SEMANGAT……..

Raden S. - Juli 12, 2010

Aku bangga dengan produk motor / mobil buatan Indonesia tapi dimana aku bisa melihat dan membeli ??? Hanya nongol di TV sekali-sekali mana bisa membuat brand image masyarakat Indonesia ? Aku ini mantan Salesman Daihatsu tahun 80 an, sainganku Mitsubishi dan Toyota tapi aku bisa membrand image masyarakat di wilayahku dengan merek Daihatsu. Kalau mau maju jangan tanggung-tanggung, kerahkan Salesman yang pintar dan tangguh, gencarkan promosi via ( TV , Radio, Koran, Majalah, Pameran ).
Setelah itu, maju ke Presiden, Menteri Perdagangan, Menteri Industri supaya mendorong masyarakat Indonesia pakai mobil/motor produk Indonesia dengan menerbitkan aturan / undang-undang bahwa sebelum pakai produk Luar harus beli dulu produk Dalam Negeri, kalau beli dg kredit via Bank Negara memfasilitasi kredit murah bila perlu Bunga Nol Persen gitu loh ?

trinil - Juli 19, 2010

Sepakat pak, memang brand Image tentang mobil/motor Indonesia kurang begitu menggema. Saran bapak sangat bagus sekali, untuk aware masyarakat memang diperlukan sales2 yang handal. Disamping marketing yang handal manajemennya juga harus Bagus.
Semoga manajemen dari perusahaan produk dalam negeri n instansi pemerintah terkait bisa menampung masukan dari bapak Raden.
Terima kasih….

12. SepedaMotor.web.id - Juli 18, 2010

Kita butuh pemimpin baru yang berani membela produk dalam negeri.
Pemimpin kita tidak punya nyali untuk mencontoh Cina.

trinil - Juli 19, 2010

sepakat…
Padahal Founding father sudah mengisyaratkan untuk mandiri dan berdikari, salah satunya memakai produk Dalam negeri…
pemimpin kita tak pernah belajar dari pengalaman…..
semoga mereka diberi pencerahan. Amin..

13. ciungtips.blogspot - November 27, 2010

kapan eah bisa bangga dengan produk indonesia ,, lha wong pemerentah’e dewe wes moh ngenggo… Piye jal..

trinil - Januari 27, 2011

cumi n cumong : cuma mimpi n cuma ngomong, itu yang dilakukan pemerintah saat ini. Pencitraan lah yang di kembangkan….
Aplikasi di lapangan “0”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: