jump to navigation

Hanya Jalan TAK ADA Trotoar, selokan ??? November 6, 2012

Posted by trinil in hari-hari q.
trackback

Jalan, selokan dan trotoar tidak lah dapat dipisahkan, karena ini merupakan satu paket dalam perencanaan tata ruang suatu perkotaan. Tapi sayang seribu sayang banyak perkotaan yang tidak mepaketkan ketiga hal tersebut. Jalan merupakan suatu prasarana yang diperuntukan untuk transportasi darat (kendaraan). Trotoar merupakan fasilitas yang digunakan untuk keamanan pejalan kaki di jalan, sedangkan selokan adalah saluran untuk mengalirkan air hujan / air pembuangan  ke suatu tempat agar tidak menjadi masalah bagi lingkungan dan kesehatan. Untuk pembangunan ketiga fasilitas tersebut dibutuhkan suatu pengukuran dan pengerjaan yang terencana, karena semua ada standar masing-masing. Tapi apakah semua tersebut sudah dikerjakan sesuai dengan standarnya ? apakah sudah dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya masing-masing? kita coba tanya pada masing-masing.

Berbagi Pengalaman

Saat ini kota Denpasar merupakan salah satu kota yang tidak bagus dalam manajemen transportasi darat (khususnya jalan, trotoar dan selokan). Karena jika anda berjalan kaki di jalanan kota Denpasar anda akan sulit menemukan trotoar, kalaupun ada kebanyakan sudah rusak atau beralih fungsi. Begitu pula dengan jalan, meski ada jalur khusus untuk sepeda tetapi dalam implementasi jalan tersebut digunakan untuk parkir kendaraan roda 4. Selokan adalah yang paling parah, Jika anda melalui jalan utama/primer, memang selokannya terlihat rapi dan bagus, meski ada yang tidak mengalir salurannya. Tapi kalau anda masuk ke kawasan padat penduduk, selokannya sudah kecil, banyak sampah dan buntu, jika hujan pasti jalnnya banjir. Ada satu jalan yang ujung-ujungnya ada saluran air yang besar (Jalan Tukad Languan) tapi sepanjang jalan itu selokannya tidak mengalir ke salah satu saluran air besar, di ujung-ujungnya tertutup oleh tanah bekas pembangunan. Begitu pula jika anda melewati gang-gang yang ada rata-rata tak ada selokan sama sekali (jalan = selokan) contoh Jl. Bu Aji gang 26 dan gg. Jingga, dan masih banyak lagi.
Trotoar adalah hal yang langka kalau kita pergi ke Denpasar, bisa di hitung jalan-jalan yang terdapat trotoar. Trotoar-trotoar yang ada pun banyak diantaranya yang rusak dan tidak ada terpasang tanda untuk para pejalan penyandang disabelitas, padahal di belakang kampus unud sudirman banyak masyarakat yang menyandang disabelitas, tapi fasilitas untuk mereka kurang.

masih banyak lagi, tapi untuk saat ini sampai disini dulu.

Komentar»

1. SITI FATIMAH AHMAD - November 10, 2012

Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Trinil…

Satu sifat prihatin yang bagus dari warganya untuk menilai kesukaran yang akan dialami oleh masyarakay lingkungan dalam menerima kemudahan dari pihak pemerintah.

Tentu akan menyukarkan apabila tatacara menyusun kota tidak mantap dan dikaji dengan bijak sana. Memang benar ketiga-tiga rangkaian – jalan, trotoar dan selokan – berperanan besar dalam menyelesakan penduduk dalam aktivitas seharian yang selalu menggunakan laluan tersebut.

Dapat saya bayangkan buruknya akibat apabila musim hujan yang mengundang banjir. Mudahan perhatian dan harapan dari mas Trinil bisa disampaikan kepada pihak berkuasa tempatan agar masalah ini dapat diatasi. tentu sekali sebagai warganya, tanggungjawab amat penting dalam melakukan pengaduan yang bermanfaat untuk masyarakat umum.

Semoga dimudahkan Allah swt segala urusan mas Trinil dalam membantu rakyat di Denpasar dan kawasan lainnya.

Salam hormat dan mesra selalu dari Sarikei, Sarawak.😀

2. Pulau Tidung - Januari 23, 2013

Di Jakarta, itu trotoar telah berubah pungsinya.

3. Tidung murah - Februari 11, 2014

Every weekend i used to visit this web site, as i want enjoyment, for
the reason that this this web site conations in fact fastidious funny data too.

4. Pulau Tidung - April 6, 2014

terimakasih nih gan atas tulisannya, semoga bermanfaat.
salam putra pulau tidung http://ipunkpulautidung.web.id/

5. biaya paket umroh murah 2016 - September 9, 2015

dijakarta itu, trotoar itu sudah tidk bisa digunakan pejalan kaki,,apalagi dalm kondisi macet trotoarpun dilewati kendaraan roda dua


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: